Apa Itu EFT ?

Jika akupunktur lebih sering digunakan untuk menyembuhkan penyakit fisik. Maka dengan EFT selain dapat mengatasi masalah fisik, lebih banyak juga digunakan untuk mengatasi masalah psikologi. Dapat dikatakan EFT adalah versi akupunktur tanpa jarum.


EFT atau Emotional Freedom Technique adalah sebuah tehnik yang digunakan untuk menyelaraskan sistem energi tubuh melalui titik-titik meridian di tubuh Anda. Saat seseorang mengalami peningkatan emosi baik marah ataupun sedih maka saat itulah aliran energi di dalam tubuh terganggu. Nah, dengan Anda mentapping (mengetuk) ringan dengan jari Anda pada titik-titik meridian sesuai dengan cara dalam tehnik EFT. Maka hambatan-hambatan emosi tersebut dapat diperbaiki.  Prosesnya sangat mudah untuk diingat dan dapat diterapkan di mana saja dan untuk siapa saja.

 

Bagaimana EFT ditemukan ?

Tehnik Tapping (ketuk) pertama kali ditemukan oleh Dr. Roger J.Callahan, Ph.D. Dengan Tough Field Therapynya (TFT). Beliau adalah psikolog klinis lulusan the University of Michigan, dan mendapatkan gelar Ph.D dalam bidang clinical psychology dari Syracuse University, New York.

Pada tahun 1980 Temuannya ini bermula ketika beliau sedang menangani seorang pasien yang bernama Mary, dengan keluhan intense water phobia (takut terhadap air). Sudah berbagai metode psikoterapi konvensional telah dilakukan selama satu setengah tahun namun belum juga membuahkan hasil yang memuaskan.


Suatu ketika dengan dilatar-belakangi rasa ingin tahunya atas ”sistem energi tubuh” yang sedang dipelajari, beliau mencoba suatu cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu mengetuk-ngetuk ringan (tapping) dengan menggunakan ujung dua jari ke bagian bawah kelopak mata mary. Seketika itu juga Mary merasa ada sesuatu yang membuat dirinya nyaman.


Setibanya di rumah, Mary mencoba mendekati kolam renang dan perasaan takut yang selama ini dia rasakan tiba-tiba hilang. lalu dia mencoba untuk menyentuh dan memainkan air dengan tangannya dan ternyata rasa takut dan pusing dikepalanya benar-benar telah hilang. Betapa kagetnya Mary merasakan hal ini, tanpa pikir panjang lagi dia memberitahu Dr. Callahan.


Mendengar cerita Mary, Dr. Callahan pun tidak kalah terkejutnya, bagaimana tidak Phobia yang sudah diterapi selama satu setengah tahun hilang hanya dengan beberapa ketukan saja. Sangat aneh sekali, pikirnya.

Mulai saat itu Dr. Callahan mulai memperkenalkan temuannya tersebut. Walaupun teman-teman seprofesinya meragukannya karena tidak ilmiah, namun beliau menjawabnya dengan keberhasilan demi keberhasilan sehingga akhirnya masyarakatpun mengakui dirinya bahkan beliau menjadi seorang selebritis kala itu.


Kemudian salah satu murid Dr. Callahan yaitu Gary Craig seorang insinyur lulusan Stanford University mengembangkan tehnik TFT (Tough Field Therapy) menjadi EFT (Emotional Freedom Technique). Karena TFT dirasa sangat rumit dan untuk dapat mempelajarinya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.


Akhirnya pada tahun 1991 Gary Craig memperkenalkan tehnik EFT yang jauh lebih mudah, dimana hanya perlu 18 titik saja untuk membebaskan diri dari semua masalah emosional dan fisik. Dan lebih menggembirakan lagi beliau mendermakan EFT ini untuk kepentingan umat dan dengan harga yang relatif terjangkau oleh hampir semua orang.

 

Adakah teori yang mendasari terapi EFT ini ?

Metode utama EFT berorientasi pada sistem energi tubuh. Di dalam tubuh setiap manusia secara alamiah dimasuki energi kehidupan murni dari alam semesta mengalir masuk ke dalam tubuh manusia melewati titik-titik tertentu yang disebut sebagai titik-titik akupunktur (accupoint) menuju ke seluruh bagian tubuh, sistem organ, sel-sel dan  jaringan lewat jalur meridian.


Jika pergerakan energi kehidupan yang melewati jalur meridian khusus ini terhambat atau ada blocking, maka akan timbul keluhan dan ketidak-nyamanan tubuh. Energi block tersebut umumnya akibat stress fisik maupun stress psikologis yang semuanya berpusat pada pikiran dan sikap hati. Sikap hati yang negatif inilah yang sejatinya menghalangi manusia menikmati kesehatan paripurna. Energi block di organ tubuh, jaringan dan sel-sel tersebut akan menyebabkan terjadinya proses penuaan lebih cepat dan daya tahan tubuh terhadap penyakit menjadi menurun.


Metode terapi EFT dikembangkan berdasarkan pandangan bahwa beban emosional yang dialami seseorang menjadi penyebab utama dari penyakit fisik maupun nonfisik yang dideritanya. Tekanan emosional yang tidak teratasi akan menghambat aliran energi di dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terjangkiti penyakit. Untuk mengatasinya perlu menetralisir pikiran-pikiran negatif  dan menumbuhkan sikap-sikap positif  bahwa apapun masalahnya kita senantiasa mengikhlaskan dan menerima diri kita seutuhnya.