Mengatasi Fobia

Jika Saat ini Anda mengalami Fobia dan Ingin mengetahui cara - BAGAIMANA MENYEMBUHKAN FOBIA DENGAN PERMANEN DALAM 15 MENIT. Maka, Ada baiknya. Anda meluangkan waktu 5 menit saja, untuk membaca tulisan yang akan mengubah hidup Anda selamanya.

 

Ketika menghadapi  bahaya, manusia akan merespon dengan dua hal. Yaitu melawan atau Lari. Contoh ketika seseorang berjalan di hutan dan bertemu dengan seekor macan. Maka orang tersebut akan di hadapkan pada dua pilihan, yakni melawan atau lari. Jika dia berani maka dia akan melawan macan tersebut. Jika dia takut, maka dia lebih memilih untuk lari dan menghindari macan sebagai sumber dari bahaya.


Fobia adalah rasa takut. Dan perasaan Takut terhadap suatu hal, adalah lumrah dan wajar dalam kehidupan manusia. Hanya saja yang di takuti bukanlah sesuatu yang membahayakan. Maka hal tersebut menjadi tidak wajar dan juga tidak lumrah. Oleh sebab itu para pakar ilmu jiwa membuat sebutan untuk ketakutan yang tidak wajar ini dengan istilah FOBIA.


Contoh dari phobia ini sangat beragam. Seperti halnya aktor film laga Iko Uwais. Meskipun tampilannya maskulin dan macho  rupanya Iko Uwais takut dengan kerupuk. Fakta ini memang terdengar lucu. Bagi saya atau Anda mungkin kerupuk adalah sebuah benda yang imut, lucu dan enak untuk dimakan. Tapi di mata orang yang mengalami fobia seperti iko uwais. Menghadapi sebuah kerupuk bukanlah hal sederhana.

 

Mungkin bagi Iko Uwis, lebih baik berduel dengan petarung dibandingkan dengan kerupuk.  Oleh sebab itu, ketika Iko Uwais melihat kerupuk dia akan mengambil Respon LARIIII. Karena baginya kerupuk adalah sesuatu yang menakutkan yang mungkin bagi kita sama berbahayanya dengan seekor macan yang kelaparan.


Itulah fobia, sebuah rasa takut yang sukar untuk di jelaskan kenapa dan mengapa. Ketakutan fobia biasanya terhadap hal-hal yang secara ukuran masyarakat umum tidak layak untuk di takuti. Seperti takut terhadap karet gelang, takut berkeringat, takut dengan karung, takut, cicak, takut dengan kodok, takut dengan tikus, takut kerupuk, takut ketinggian, takut sendirian, takut ruangan sempit, takut dengan gelap dan ketakutan-ketakutan yang lain.

Sejauh mana ketakutan bisa di sebut sebagai fobia?
Tidak semua rasa takut bisa dikatakan sebagai fobia. Misalnya, takut terhadap tempat gelap. Itu adalah lumrah. Karena, pada dasarnya manusia takut dengan “ketidak-tahuan”. Oleh karena gelap, menyelimuti lingkungan sekitar dari pandangan mata seseorang. Maka, orang tersebut pun tidak bisa melihat dan mengobservasi lingkungan sekitar sebagai bahan informasi sebelum melakukan tindakan.


Ketakutan terhadap tempat gelap baru bisa dikatakan sebagai fobia, manakala seseorang menakuti semua tempat gelap. Misalnya ketika mati lampu. Yang bersangkutan langsung berteriak histeris dan menangis. Atau ketika lampu kamar tidurnya mati. Dia tidak berani tidur di ruang tidurnya karena, gelap. Jika hal semacam ini sampai mempengaruhi  kehidupan sehari harinya. Maka, orang seperti ini sudah layak menyandang gelar fobia dan sudah seharusnya untuk di ambil tindakan penyembuhan.

Lalu apa penyebab Fobia?
Cukup sering saya bertanya langsung kepada orang yang mengalami fobia. Entah itu takut terhadap karet gelang, takut terhadap kerupuk, takut terhadap botol kaca, takut terhadap obat, takut terhadap jarum suntik dan lain sebagainya. Mayoritas jawaban mereka adalah “Ya... takut saja, jijik, nyeremin”. Dan ketika saya memintanya untuk menjelaskan sisi manakah yang menakutkan dari karet gelang. Orang yang bersangkutan tidak bisa menjelaskan. Bahkan dia malah mengatakan secara logika seharunya memang tidak menyeramkan dan tidak menakutkan. Tetapi entah bagaimana dirinya merasa takut saja terhadap karet gelang.


hal tersebut terjadi karena ketakutannya berada pada level emosi dan bukan berada pada level rasional. Seringnya fobia terjadi karena pernah ada pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan terhadap benda yang saat ini ditakutinya. Karena waktu terus berjalan, akhirnya peristiwa tersebut terlupakan. Namun luapan emosi ketakutan terhadap peristiwa tersebut masih ada dan di simpan di dalam ingatannya. Sehingga ketika seseorang yang fobia dihadapkan pada peristiwa yang hampir sama. Maka orang tersebut akan bereaksi takut, tanpa tahu apa penyebabnya.

Bagaimana cara menyembuhkan Fobia?
Ada banyak cara dalam mengatasi fobia. Contohnya terapi kognitif atau terapi rasional. Dimana, seseorang yang menderita fobia akan dihadapkan secara bertahap dengan objek atau benda yang menjadi ketakutannya. Misalnya, seseorang yang takut terhadap kerupuk maka  terapis akan meletakkan krupuk di meja. Dan kemudian si penderita fobia akan di minta mendekat sampai batas jarak dia merasa sudah tidak kuat menghadapi rasa ketakutannya. Lalu secara bertahap diajak sedikit lebih dekat dengan kerupuk. Begitu seterusnya, hingga sang penderita Fobia semakin dekat dengan krupuk dan berani menyentuhnya.


Proses terapi kognitif cukup efektif untuk mengatasi fobia. Namun di butuhkan waktu yang cukup lama. Karena umumnya penderita fobia harus bertemu dengan terapis dalam beberapa sesi.


Zaman telah berubah, jika dunia pengobatan medis mengalami kemajuan pesat dalam bidang obat-obatan. Maka, Demikian pula dalam dunia psikologi. Saat ini cara untuk menyembuhkan fobia menjadi lebih mudah dan cepat. Salah satu cara favorit saya dalam menyembuhkan fobia adalah menggunakan EFT ( Emotional Freedom Technique).


Sesuai namanya EFT adalah sebuah cara untuk membebaskan emosi yang terperangkap dalam diri. Maksudnya adalah emosi yang belum tuntas atau yang masih bersisa di dalam diri seseorang akan di keluarkan atau dibebaskan. Akar masalah dari penderita fobia adalah trauma masa lalu. Yang mana, peristiwanya sudah lewat tetapi emosi ketakutannya masih saja bertahan dalam diri seseorang. Maka, jika mau sembuh dari fobia maka emosi negatifnya harus di bebaskan.

Sort by:
  • Fobia Kegelapan (Achluophobia)

    Achluophobia_DVD.jpg

    Takut pada tempat yang gelap dapat membahayakan jantung Anda. Sebab serangan jantung biasa terjadi pada orang yang sering merasa cemas berlebihan dan jantung yang sering berdebar-debar.

    Harga:Rp1,450,000.00
  • Fobia Keramaian (Agoraphobia)

    Agoraphobia_DVD.jpg

    Fobia keramaian dapat merugikan kesehatan, hubungan sosial dan karir Anda. Dari itu Anda membutuhkan terapi sebagai sarana penyembuhan alternatif dan EFT salah satunya.

    Harga:Rp1,450,000.00
  • Fobia Ketinggian (Acrophobia)

    Acrophobia_DVD.jpg

    Penderita fobia ketinggian, berhati-hatilah ! Karena banyak hal yang akan terlewatkan begitu saja, dengan Anda membiarkan untuk hidup dengan itu dan tidak mencari pengobatan.

    Harga:Rp1,450,000.00
  • Fobia Terbang (Aerophobia)

    Aerophobia_DVD.jpg

    Trauma masa lalu diyakini menjadi pemicu seseorang menderita phobia. Dan EFT bekerja untuk menetralkan luapan emosi negatif saat seseorang bertemu dengan obyek yang ditakutinya.

    Harga:Rp1,450,000.00
  • Fobia pada Tempat Sempit (Claustrophobia)

    Claustrophobia_DVD.jpg

    Apakah lift dan toilet umum membuat Anda panik dan pusing ? Coba Cara ini dan hilangkan ketakutan Anda sekarang juga! Karena peluang tidak datang pada orang yang terlalu banyak pertimbangan.

    Harga:Rp1,450,000.00